Sabtu, 24 Oktober 2015

Sisi lain dari pengabdian, KKN PPM Universitas Gadjah Mada



Adalah sebuah kebahagiaan bisa melaksanakan pengabdian di Desa Cibodas, desa yang nyaman, indah dan sejuk. Sesejuk senyum ibu-ibu PKK. Selama kegiatan pengabdian berlangsung aku tinggal disebuah rumah yang sangat nyaman, disitulah aku berlindung dari panasnya terik matahari dan dinginnya air di pagi hari.
Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari. Aku dipersatukan dengan keluarga baru yang luar biasa baik, pengertian, dan konyol abis. Suatu ketika, di waktu luang aku dan teman-teman merencanakan untuk pemotretan sub-Unit dengan kostum warna-warni, dan beginilah hasilnya.

Left to right : Endy, Faris, Denza, Hans, Melia, Hamid, Nike, Jojo
Selama kami tinggal bersama banyak sekali moment-moment yang tak terlupakan, dan moment tersebut hanya terjadi di Sub Unit 3. Berikut aku jelaskan sebagian saja,
1.       Signature Moment
Signature moment adalah gaya foto khas sub unit 3. Caranya adalah dengan memiringkan kepala 45 derajat kearah kanan. Kebiasaan ini pertamakali dilakukan oleh Melia. Aku mengamati setiap dia foto posisi kepala selalu miring.
2.       Anti KKN Kucel
#antikknkucel adalah tagar yang digunakan sebagai pengingat, meskipun sedang melakukan pengabdian namun penampilan harus prima. Sebelum program jangan lupa mix and match dulu kostumnya + protection dari sinar UV menggunakan SPF 30. Kami percaya dengan penampilan yang prima maka program yang dijalankan juga prima, sudah terbukti.
3.       Trio Cenglu
Aku tidak pernah membayangkan akan seperti ini kondisinya, cenglu (bonceng telu) menjadi hal yang sangat wajar di KKN. Haha, malah aku yang sering jadi supir. Trio Cenglu terdiri dari Aku, Hans, dan Nike. Ada kejadian unik yang gak bakal terlupakan, waktu itu kami berencana akan nongkrong bareng di sebuah café di daerah lembang. Aku sudah memakai pakaian terbaikku, Hans juga sudah mengenakan pakaian yang kece + sepatu KW pasar baru, dan Nike yang sudah sangat siap. Motor yang kami tumpangi semula berjalan lancar dan aku merasa semua mata penduduk tertuju pada kami, namun ketika asik berkendara tibalah kami ditanjakan maribaya. Singkat cerita, motor yang kami tumpangi mogok ditengah-tengah tanjakan ternyata ada kerusakan pada bagian roda belakang. Aku panik, hans selfi, namun aku melihat Nike sedang ketakutan. Ketika kutanya, kenapa Nik ? dia menjawab. Ada anjing dibelakangku. aku merasa kaget, aku dan Nike punya pengalaman yang kurang enak dengan anjing. Sewaktu kita lari pagi aku dan Nike lari kocar-kacir dikejar anjing.
Suasana mulai mencekam, hari semakin gelap. Kawasan maribaya begitu seram di malam hari, untungnya ada aa’ tukang bengkel yang bersedia membantu, setalh urusan selesai akhirnya kita putuskan untuk nongkrong di semacam warung lamongan pinggir lapangan cibodas.
4.       Diet Ala Denza
Bagi yang ingin diet, bisa nih mengikuti menu makan harian Denza. Saat pagi menjelang sarapan dengan biscuit dicampur roti, saat siang datang makanlah basreng (baso goreng)/batagor, dan saat malam datang baru deh makan nasi. Untuk hasil maksimal hindari makanan pedas, ikan, dan sayur. Sekian info diet ala Denza. Hehe
5.       Beauty Class Meli
Untuk masalah kecantikan tanyakan pada ahlinya, kalo udah masalah make up dan perawatan si eneng ini ahlinya. Siapa lagi kalo bukan Melia, dara asal bandung ini mengaku mendapatkan ilmunya dari seorang dokter. Siapa lagi kalo bukan dr. freddy.  Dulu aku merasa tidak percaya diri dengan penampilanku, namun hal itu hilang setelah aku ikut beauty class by Meli. Selama pelajaran berlangsung, aku diajari mengenai fungsi-fungsi cream ada cream malam dan pagi.
6.       Endy Sang Pengengkol
Ceritanya di pondokan yang kami tinggali, pak Edy (pemilik rumah) menyediakan motor  yang bisa digunakan untuk kegiatan selama KKN. Namun motor yang disediakan agak nakal, sebut saja namanya Jupi. Butuh bermenit-menit untuk menyalakan mesinnya, saya pernah mencoba mengengkol dan walhasil pada engkolan ke 40 an baru menyala, namun ditangan Endy Agustian hanya butuh beberapa engkol saja dan motor pun menyala. Emang ampuh
7.       Air Mata Nike
Disela-sela waktu kosong setelah program biasanya kita di sub unit 3 memaksimalkan waktu dengan sebaik-baiknya, seperti bermain kartu uno. Namun, ketika sedang asyik-asyik bermain seorang gadis lari menuju kamar mandi dan menangis. Saya merasa kaget, dan bertanya-tanya siapakah gadis itu. Setelah ditelusuri lebih lanjut dia adalah Nike. Haha. Hati Nike emang lembut, pun ketika saya memutar lagu dari Marcel berjudul “Kini” Nike terbawa perasaan dan air mata itu jatuh.
8.       Cheff Jojo
Salah satu anak pondokan yang rajin masak adalah Jojo, pria yang satu ini suka sekali bereksperimen dalam masakannya. Ada yang berhasil ada juga yang failed, hehe tapi overall leh uga. Meskipun sejujurnya ketika makan Karbonara diriku merasa mual, haha. Eksistensi Jojo mulai terganggu ketika Pak Yoko datang, beliau memasak untuk anak pondokan dan rasanya lumayanlah bisa disejajarkan dengan bu Noneng. haha
9.       Diary Hans
Hans sangat menyukai dunia tulis menulis, seperti menulis karya ilmiah. Namun Hans lebih suka menulis diary, tulisan-tulisannya ia ketik di HP dan di upload di akun instagramnya. Hampir setiap hari aku melihat Hans dengan tampang serius dan terus memandangi HP. Aku Tanya, Hans ngapain e serius banget ? aku lagi nyari kata-kata mutiara di google mas. Owh, jadi itu rahasianya. Kenapa postingan dia cukup banyak yang suka. haha
10.   Facts about Faris
Ini dia si Faris, temen tidur satu Kasur. Haha, pada kesempatan ini aku akan memberi informasi yang semoga saja bermanfaat bagi pembaca sekalian. Faris ternyata hobi banget ngemil bakso tusuk khusunya bakso tusuk mas Ajibon, Faris juga tidak menyukai sayur dan makanan pedas. Dia lebih suka menggoreng nuggetnya Hans, haha. Masalah sepatu emang dia ahlinya, dia bisa tahu mana sepatu KW dan Asli hanya dari baunya. Leh uga.
11.   Failed Compilation
Setiap ada anak-anak yang ulang tahun, kita biasa ngasih surprise. Misal pas Meli ulang tahun ketika dia keluar dari kamar mandi kita kasih surprise dan mungkin dia merasa terharu, haha. Namun ketika si Denza dan Endy ulang tahun, surprise selalu gagal. Ada aja halangannya, balon yang pecah disaat tidak tepat, nyamar jadi pocong tapi yang disurprisin gak takut sama sekali. Kan failed, haha

Terimakasih telah membaca.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hidup ini seperti thawaf

photo by : Gallusia crew magazine Judul tulisan  ini terinspirasi oleh buku tentang Pak Cacuk belajar tiada henti, dalam halaman pem...