Senin, 08 April 2013

#1




Untuk kesekian kalinya aku tertunduk lesu,
dibawah langit-langit senja yang kian memudar.
baru saja kurasakan nikmatnya kesembuhan derita
sudah kau tambah lagi pilu nestapa, bukan aku tak bersyukur.
harus berapakali kusampaikan berita kegagalan,
padanya yang jauh disana.
hati dan raga sudah aku tumbalkan untuk mengail sebuah senyuman,
tapi tuhan belum menghendaki untuk yang kesekian kalinya. aku tahu aku harus sabar.
***
yang kulihat hanya cahaya yang temaram,
terlapis air jiwa yang jarang kukeluarkan.
ah, betapa rapuhnya aku pada sebuah kegagalan.
... bukankan ini sebuah proses, bukankah ini sebuah pelajaran kehidupan yang membuatmu      
 semakin mengerti arti sebuah kemenangan.
sekali lagi, kupejamkan mataku dan kutarik nafas yang sudah tak beraturan ini.
aku belum menyerah sampai seratus kali percobaaan pada sebuah impian.
aku pun mengerti bahwa suatu saat akan tiba masanya.
***
untuk waktu yang akan datang sebaiknya hanya aku dan tuhan yang tahu,
dengan begitu tak kan ada lagi yang bosan menerima keluh kesahku.

Yogyakarta, 07/04/2013