Rabu, 14 November 2012

9 summers 10 Autumns

Thanks to the God, I could still read a book while the crazyness run behind me. how come ? I feel like a robot that always seeing one object (Academic act). life is so flat dude. when I got little time to breath, then I use it for hang out to reduce the hotness of my head. I go to bookstore the place where I really enjoy inside  I bought three books only nine dollars. it was discount time. yuhuuu. well I will tell to you all the loyal reader of my blog.  
I'm waiting this book for long time with the title "9 summers 10 Autumns". I' ll tell you in Bahasa Reader !





sebuah novel yang sangat menginspirasi bagi setiap orang yang membacanya, kisah perjuangan untuk kehidupan lebih baik, kisah keteguhan dan kesabaran hidup sebuah keluarga yang sangat sederhana di Malang. inilah yang diceritakan sang aktor utama Iwan Setyawan dalam novel pertamanya. emosi, spirit, kesedihan diungkap secara luar biasa, pantaslah buku ini menjadi national best seller dan sangat di rekomendasikan bagi anda kaum muda yang ingin bergerak maju.
Iwan menceritakan perjuangan hidupnya layaknya sebuah adegan film dan sangat mengena, ia menceritakan bagaimana sulitnya kehidupan masa lalu, ketika ia harus berbagi satu telur dengan kakak beserta sang adik, ketika ia harus bekerja di pasar untuk menambah uang jajan, mengajar les. karena memang orang tua Iwan hidup sangat pas-pasan ayahnya hanya seorang supir angkot yang pada akhirnya angkot itu dijual untuk membantu biaya kuliah Iwan. keterbatasan memang bukan penghalang untuk menjadi maju, itulah salah satu makna yang saya dapat setelah membaca buku Iwan. anda akan dibawa kedalam pojok-pojok kejadian yang dilalui oleh sang aktor utama.
keterbatasan keluarga ini tidak menjadikan mereka mengeluh, namun mereka selalu menguatkan satu sama lain saling memberikan kehangatan dalam rumah petak mereka. sehingga kenangan ini yang selalu diridukan oleh Iwan ketika ia harus pergi jauh dari keluarganya untuk kuliah di Institut Pertanian Bogor, Iwan diterima di IPB melalui jalur PMDK dan diterima sebagai mahasiswa di Jurusan Favorit (Statistika). yang membuat saya terkesan adalah meski dalam kondisi kurang anak-anak di keluarga ini mengenyam pendidikan dan berprestasi baik. termasuk Iwan.
setelah menempuh pendidikan di IPB dan menjadi lulusan terbaik di fakultasnya, Iwan bekerja di sebuah perusahaan Multinasional terletak dikawan jalan jendral sudirman, tempat impian Iwan. di tempat inilah hingga akhirnya membawa Iwan meniti karir di kota metropolitan dunia, New York City. novel ini menceritakan kehidupan Iwan di kota New York yang tidak pernah ia impikan sebelumnya. bagaimana ia hampir mati ketika ada preman yang meminta uang kepadanya dengan pisau menempel diperut, hingga kisah ketika ia menjadi seorang direktur di NYC. dari seorang anak supir angkot di Batu menjadi direktur di perusahaan besar yang berpusat di New York City. dan ia lalui kehidupan di NYC selam 9 summers 10 Autumns.
Novel ini sangat inspiratif. !!!


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar