Senin, 13 Agustus 2012

Hidup untuk Pengabdian

aku teringat ketika mengikuti pengajian bandongan pagi hari di pondok pesantren Krapyak bersama Kyai Ashari Abta, masih dengan kitab nashaihul ibad (nasihat-nasihat untuk para hamba) aku jatuh cinta sejak pertamakali mempelajarinya ditambah penjelasan beliau yang menurutku sangat baik. masih teringat penjelasan bab awal yaitu mengenai dua hal yang sangat utama dalam kehidupan pertama adalah iman kepada Allah SWT dan memberi manfaat kepada sesama muslim. memberi manfaat kepada sesama muslim bisa dengan ucapan, kekuasaan, harta benda, pikiran, maupun tenaga.
itulah mengapa motto hidupku "sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat kepada orang lain". dengan kapasitasku sebagai mahasiswa semester tiga aku telah mewajibkan diriku untuk melakukan pengabdian, mungkin ini caraku agar dapat memberi manfaat kepada orang lain. bagiku pengabdian hukumnya wajib. pengabdian kepada pondok yang telah merubah sikap serta pola pikirku pada hal-hal positif mungkin ini yang saat ini ku lakukan. dengan segenap keterbatasan ilmu yang ku miliki aku berusaha membimbing adik-adik ku yang boleh dibilang masih labil. bagiku itu sebuah pengabdian kepada para kyai dan pendiri pondok pesantren.
Stay foolish, stay Hungry ucapan Steve Jobs mungkin sangat sesuai untuk para manusia tangguh yang rela melakukan pengabdian, tidak hiperbolis bila ku katakan demikian. hanya orang lapar  akan ilmu pengetahuan yang akan terus belajar, dan hanya orang yang merasa bodoh yang akan terus memperbaiki kekurangannya.
Learn, Earn, Return (Iman Usman) aku belajar disini, mengabdi disini, dan aku akan kembali ke tempat asalku untuk ikut membangun daerah. padamu negeri aku mengabdi, bagimu negeri jiwa raga kami. :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar