Rabu, 06 Juni 2012

The Word Can Be Much Tougher Than The Fist


The Word Can Be Much Tougher Than The Fist, what the things pass on your head when you hear this sentences. saya mendapatkan kata-kata ini ketika membaca majalah Time di perpustakaan kampus, jika diartikan kedalam bahasa indonesia kata-kata lebih hebat dari pada kekuatan. terlintas masa lalu ketika mengetahui arti dari kata tersebut, waktu dimana kita mencari jati diri atau sering disebut masa puber, yes,, setiap orang melalui tahap ini dalam hidupnya kecuali mereka yang telah dipanggil sang maha kuasa sebelum masa puber. simpel saja mencontohkan kalimat di atas, cerita ini adalah kebodohan teman saya : ketika masih duduk dibangku SMA, hanya karena seorang wanita dia harus berkelahi dengan teman satu sekolah. saya anggap ini sebagai kebodohan. mengapa ? karena yang dikedepankan hanya nafsu dan otot saja, andai saja seorang wanita mengetahuinya dia sangat tidak menyukai perbuatan ini, ini sama sekali tidak jantan. jantan adalah ketika anda merebut hati seorang wanita dengan prestasi anda. wanita akan luluh dengan kata-kata dari seorang yang berilmu bukan dari orang yang hanya mengagungkan kekuatan. inilah contoh yang sadar atau tidak sadar terjadi ditengah kehidupan kita. contoh yang sangat simpel.
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, rakyat di negeri ini masih saja belum memahami tentang perbedaan, sehingga sedikit saja tersentil masyarakat di negeri ini langsung emosi atau marah negara maju adalah negara yang betul-betul menerapkan The word can be much Tougher than the fist (baik oleh pemerintah maupun rakyat yang hidup didalamnya). negara yang rakyatnya mudah marah dapat dengan mudah diberdaya oleh negara lain. dan dapat merugikan negara secara fisik maupun finansial. kita hidup bukan dizaman purba yang harus bertarung untuk mendapatkan makanan, tapi kita hidup dizaman yang penuh pengetahuan. penggunaan kekuatan (fist) sudah tidak berlaku lagi. sebagai contoh sengketa lahan yang sangat disayangkan adalah mengapa harus ada korban yang tewas (bukti kebodohan manusia). tawuran antar pelajar ataupun mahasiswa (bukti kebodohan kaum terdidik), tawuran antar suku (mengapa harus perselisihan yang disebabkan hal sepele) dan masih banyak sekali contoh yang tidak akan bisa ditulis dalam waktu semalam. bangsa beradab adalah bangsa yang telah menerapkan The Word Can Be Much Tougher Than The Fist. it's simple sentence but it really touching in all aspect of life. bangsa lain akan tertawa melihat kebodohan bangsa kita yang terkadang masih mengedepankan kekuatan untuk mendapatkan sesuatu, yang akibatnya dapat merugikan diri sendiri, orang lain dan bangsa.
simple sentences tapi sangat mengena berbagai aspek kehidupan. Allah memberikan akal untuk berfikir maka gunakan akal kita untuk berfikir hal yang positif selaraskan dengan hati yang bersih. once again The Word Can Be Much Tougher Than The Fist.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar