Rabu, 13 Juni 2012

Wonder Woman


Aku terlahir ditanah Melayu, I'm Pujakusuma (putra jawa kelahiran sumatra) terlahir dari seorang rahim wonder woman. terlahir didaerah melayu riau memang membuat saya harus bisa beradaptasi dengan lingkungan, harus bisa menyatu dengan budaya sekitar meski saya lahir di riau namun budaya jawa tetap mengalir dalam darah saya hingga kini. saya juga tidak memungkiri bahwa ada pengaruh budaya melayu dalam kehidupan saya, saya berbaur dengan mereka meski diawal sulit ,yang marjinal biasa dipinggirkan tetapi seiring berjalannya waktu All izz well, saya dapat berbicara lancar bahasa melayu dan saat ini ia menjadi bagian yang selalu kurindukan.
Wonder women, yess,,judul tulisanku kali ini. judul tulisan ini bukan terinspirasi oleh lagu dari Mulan jameela, sejak kecil hingga saat ini banyak kutemukan wonder woman dan mereka ada disekitar kita, hanya terkadang mereka menjadi bagian yang terlewat. bagi saya wonder women adalah wanita luar biasa, wanita tegar meski diterpa badai ia tetap mampu bangkit dan selalu menginspirasi. siapa wonder woman itu ? 1. dia adalah extraordinary person yap.. ibu, pernahkah terpikir bahwa ibu adalah seorang wonder woman. bayangkan betapa besar pengaruh dan pengorbanan dalam mendidik anak pada kebaikan. teringat sebuah kalimat dibalik suksesnya seorang anak ada ibu yang sangat luar biasa. menurut saya wonder woman itu seorang ibu, seorang ibu adalah wonder woman.
2. Ibu Guru. saya merasa bahwa peran seorang ibu guru sangat mempengaruhi kehidupan dan menginspirasi saya, unforgetable story tentang ibu guru yang saat ini tetap saya ingat dengan jelas, dia adalah seorang guru yang harus berjualan disela-sela waktunya, ia sosok yang sederhana.
ada lagi seorang yang saya golongkan sebagai wonder woman mereka adalah orang-orang yang telah menjadi agen perubahan bagi lingkunggannya, banyak diceritakan kehebatan wanita saat ini dalam acara televisi.
saat ini saya tinggal di jogja, kota budaya sekaligus kota pendidikan Indonesia. entah mengapa setiap kali saya melihat sosok wanita tua saya merasa tergerak hatinya untuk melakukan sesuatu. saya merasa para lansia yang seharusnya enjoying their time mereka harus tetap bekerja pergi kepasar dan membawa barang yang tidak sedikit, seolah tak ada beban mereka selalu menyunggingkan senyum padaku setiap kali aku pulang dari kampus. saya anggap mereka adalah wonder woman. positive thingking mereka memang dididik menjadi pekerja keras yang tangguh, mereka tidak  mau merepotkan anak-anaknya. mungkin anda akan berfikir bahwa "mengapa anak-anak mereka tidak membiayai kehidupan orang tuanya". hal ini biasa terjadi di negara maju seperti di jepang, anda akan mudah menemukan para lansia melakukan tugasnya sendiri. saya anggap mereka adalah wonder woman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar