Kamis, 21 Juni 2012

Share The Way For My Bike



Sudah hampir empat bulan aku selalu naik sepeda pergi ke kampus, jarak dari asrama ke kampusku lumayan jauh sekitar 30-45 menit dengan kecepatan tinggi, dan siap-siap saja kaki harus ngonthel ekstra keras namun ada untungnya juganaik sepeda ke kampus. Salah satunya adalah bisa menikmati pemandangan setiap kali kita menggowes, menurunkan berat badan dan membuat tubuh lebih seksi dan masih banyak lagi manfaat bersepeda untuk kesehatan, itulah mengapa aku suka bersepada dimulai dari hobi sekarang sudah jadi cyclist geek.
Share the way for my bike judul ini terinspirasi oleh aktivitas keseharianku yang pergi ke kampus dengan sepeda istilah kerennya Bike to Campus, Bike to Work, Seghosegawe. Aku harus berangkat lebih awal dijalanan ini aku lakukan agar aku bisa bebas menghirup segarnya udara pagi serta masih bisa menikmati air mancur kota yang menyegarkan. Aku merasa sendiri ketika pergi ke kampus karena disampingku yang terlihat hanya ada motor dan mobil yang menghasilkan asap hitam penyebab polusi kota, aku terkadang was-was jika harus ngonthel di tengah kendaraan bermesin yang bergerak tanpa toleransi. Space hijau disetiap traffic light yang dikhususkan untuk sepeda ternyata harus penuh dengan motor. Tak jarang aku harus berada dibelakang kendaraan berasap itu. Hidungku panas. Share the way for my bike.
Surga bagi para cylist geek adalah belanda, disana populasi sepeda lebih banyak dari jumlah penduduknya. Aku bilang untuk indonesia belum bisa disebut cyclist geek meski sekarang sudah bermunculan klub-klub sepeda namun respon dan kesadaran dari pemerintah maupun masyarakat masih kurang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar