Rabu, 27 Juni 2012

Memorable

Lonely Torn

Semoga Saja..
bila esok dapat kurengkuh untuk ikhtiarku malam ini, maka berilah cahaya MU yang menjadi sedikit obat luka untuk mereka nun jauh disana.....
semoga perjuangan ini tak begitu memukul hatiku yang sedang bimbang,,meskipun ku tahu beban dosa yang terpikul perlahan menggunung..dan menjadi benalu dalam tiap hembusan nafas ini ...
wahai yang nun jauh disana.....
bila ikhtiarku malam ini tuhan berkati...ku ingin melihat potongan senyummu di ujung juli..tahun ini...
rasanya begitu banyak hal yang inginku ceritakan tentang kehidupan..disini,
....kehidupan rahasia ku ..yang sungguh sampai detik ini menjadi bayangan dalam tiap ruang hidup ku..dan terbawa mimpi hingga di 17 tahun usia ku..

-kuingin melihat potongan senyummu di ujung juli tahun ini..........

geloraku 

gelora hidup masih tersisa 
dalam goresan luka purba
hitam atau putih
sama saja, kelabu mungkin
senyum mu kini merekah tapi tak seperti dulu
terpampang 
di setiap musim zaman peninggaln kita
sadarkah dirimu tentang kelakuan ku
yang menunggumu dalam hari menjelang petang
dalam malam menjelang fajar
hanya karena hatimu 
yang masih mengikuti arah angin..
sesungguhnya
gelora cinta masih terukir 
dalam prasasti kekecewaanku
dalam malam penantianku
hanya karena diirmu
yang masih saja membisu,terpaku dan bimbang
sedari tadi, sejatinya ku tahu
bahwa kita terpisah antara langit dan bumi
tetapkanlah aku
wahai dzat yang menguasaikalbu
tetapkanlah bahwa sajadah cinta masih terbentang luas
bahwa benih cinta masih bisa tumbuh
selagi samudera belum kering
selagi senja masih menguning 
sedari dulu geloraku masih menggebu
sebelum hatiku ini
tertambatkan pada kemurnian cinta
dan keikhlasan cinta yang hakiki

5 agustus 2010

jiwa pengganti

sudah  tak sabar ku tunggu esok
melihat sosok mu yang masih misteri
sosok baru yang masih membisu
dalam kegamangan perasaanku padamu
sesungguhnya, sosok mu takkan bisa menjadi selingan sebagai pengganti

luka ku masih menganga

sosok mu masih misteri bagi duniaku
sosok mu masih rahasia hidupku

5 agustus 2010

renungan

setetes embun tak lagi semburatkan kesejukan
dalam kerinduan pagi memaksa
letih biarlah hilang
dalam keberkahan mu di ujung fajar
perlahan
kubiarkan kondisi ini terus berjalan
dalam menyongsong hari-hari yang penuh ampunan
dalam menyikapi dosa
di setiap malam dan tahajudku
dan ku coba melenyehkan lidahku
dalam setiap tadarus
yang membawaku, kedalam syahdunya nikmat mu
ada yang tertahan
ada yang di tutupi
setiap ku sibakkan embun pagi
ada yang memaksa
dalam teriknya lentera mu

terkadang
setumpuk pertanyaan menghantuiku dalam ketenangan
mungkin
hatiku tak selembut kapas
atau seputih salju
atau mungkinkah lebih buruk dari seonggok kotoran berjalan
tapi ghiroh ku tak pernah padam
untuk memburu berkahmu
di sahdunya ramadhan

7 agustus 2010

izinkan aku memelukmu
untuk menenangkan jiwaku
dalam  sisa sayatan sembilu
yang takkan mampu lagi
kaki ini pijakkan bumi
di himpitan kerinduanku di bumi cinta mu

8 agustus 2010

Kerinduan #6


sejujurnya malam ini letih sekali
sedari tadi memasung rindu di ujung mata
sedetik,semenit,sejampun berlalu begitu lama
tak ada sekatapun tersirat..
tak ada sehurufpun terucap
dalam jumpa kita di ujung senja

segenggam rasa telah ku buntel rapi
dengan serapih-rapihnya
bila nanti kau datang
kulumat kau dengan nya
biar rasa ini enyah dariku
yang selalu memikirkanmu

tetapi tahukah
itu tak setepat satu kali satu samadengan dua
sebuah kejutan atau kebisuan
yang membingungkan kita 
dalam setiap kali perjumpaan

rasa letih ini belum juga enyah.....
kerinduanku yang membuncah belum juga reda
kebisuan ini masih saja terjaga
dalam tingginya satir diantara kita

aku ini insomnia
tak bisa dipaksa dengan begitu saja
jangan kau bilang aku ini pengecut
mungkin ini belum tepat saja zamannya

ya.. 
yang sekarang terpikirkan oleh ku adalah tidur dan tidur

tapi tangan ini tak mampu ku hentikan
menjamah ragamu dalam tiap kerinduan
dalam senti demi senti 
dan dalam kedekatan batin kita

wahai yang menciptakan malam
fokuskan aku dalam jalanmu
pecahkan kebuntuan ku dalam kebisuan
dalam tidur malamku
semoga saja ini bukan yang terakhir

krapyak,18 july 2010

 Temani aku malam ini
jika kau mau....
temani aku malam ini
menembus waktu....
bercerita...di gelapnya suasana.

teman..
malam in ku sendiri..
hanya lilin kecil redup...
yang perlahan meleleh di pangkuanku...
dan ku biarkan itu......

teman..
malam ini angin berhembus sayu...
mencekam ku dalam sepi
menundukanku dalam lamunan..
bersama kelamnya hati......
dan ku biarkan itu...

teman..
malam ini begitu dingin..
menusuk tubuhku..
yang tak sanggup lagi...yuk berdiri..
dan kubiarkan itu...

teman..
jika kau mau
temani aku malam ini..
menembus waktu,
di gelapnya suasana...


cyber room
7.sept.2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar