Sabtu, 02 Juni 2012

Leader is in you


Menjadi pemimpin Idaman
Oleh : Abdul Hamid

Pendidikan karakter di Indonesia saat ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak untuk menciptakan generasi berkualitas, pendidikan karakter yang saat ini digembar-gemborkan dijadikan acuan dalam mencetak pemimpin berkualitas, dari institusi pemerintah maupun pendidikan, menjadikan pendidikan karakter sebagai hal yang sangat penting bagi pengembangan sumber daya manusia, bahkan ada yang menjadikan pendidikan karakter sebagai mata kuliah wajib yang harus diambil oleh para mahasiswa. Hal ini dilakukan semata-mata untuk menciptakan jiwa kepemimpinan yang berkualitas, namun pendidikan karakter yang saat ini digembar-gemborkan akan tetap jalan ditempat apabila tidak ada sinergis dari pihak-pihak terkait.
Kondisi bangsa saat ini merupakan salah satu embrio mengapa pendidikan karakter begitu kuat digaungkan, melalui dunia pendidikan ataupun pelatihan-pelatihan serta seminar. Ambil contoh pemimipin-pemimpin Indonesia saat ini tidak sedikit dari mereka yang terlibat dalam kasus-kasus korupsi, tindakan asusila yang tidak mencerminkan sebagai seorang pemimipin, sangat kurang sekali pemimpin yang dapat menjadi tauladan
Universitas Gadjah Mada merupakan salah satu universitas yang mencetak banyak pemimpin yang memiliki pengaruh besar di negeri ini. UGM Melalui sub-Direktorat PPKB (Peningkatan Pertumbuhan Kepemimpinan Berkualitas) menggelar acara Leadership Transformational Training selama 2 hari (5-6 Mei 2012), hari pertama bertempat di Grha Sabha Pramana dan hari berikutnya bertempat di Politeknik seni Yogyakarta, para peserta merupakan perwakilan dari BEM/HMJ/LEM/DEMA dari 18 fakultas yang ada di Universitas Gadjah Mada.
Menumbuhkan jiwa kepemimpinan tidaklah mudah, butuh waktu yang lama, Leadership is not creat in once night, it’s can’t learn by the book but leadership is journey. Menumbuhkan jiwa kepemimpinan memang tidak dapat dipelajari melalui teori, proses merupakan hal yang tidak dapat dilepaskan, proses yang baik akan mengahsilkan output yang baik pula. Kepemimpinan pada zaman dahulu diartikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan mengatur dan mempengaruhi namun pada saat ini terjadi pergeseran pandangan tentang kepemimpinan, pemimpin saat ini di artikan sebagai seorang yang memiliki keteladanan,baik, inisiatif dan kreatif. Lalu apakan pendefinisian pemimpin pada saat ini merupakan definisi yang digunakan untuk pemimpin yang ideal ? menurut Dahlan Iskan menjadi seorang pemimpin yang terlalu baik tidak baik juga.
Ridwan Right dalam seminar beliau mengatakan bahwa menjadi seorang pemimpin yang ideal yang harus digaris bawahi adalah, pemimpin harus menjadi inspirasi bagi bawahnnya, apabila seorang pemimpin dapat menginspirasi bawahnnya maka sistem yang terjalin dan telah berjalan akan semakin mantap.  jadilah pemimpin yang menginspirasi bagi bawahan anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar