Senin, 14 Mei 2012

Indonesia Bangkit


setelah dinyatakan lolos sebagai peserta Global Youth Cultural Summit 2013 saya merasa usaha yang selama ini saya lakukan tercapai, menjadi peserta pertemuan pemuda tingkat dunia tak pernah saya bayangkan sebelumnya. tapi inilah kehidupan bahwa tuhan akan memberikan yang terbaik bagi umatnya. it's time to go international.
saya fokus pada pemberantasan kemiskinan dan kelaparan akut. sebagai seorang pemuda dan generasi muda saya merasa bangga dilahirkan di indonesia. pemuda tidak hanya dikonotasikan sebagai masa untuk melakukan hal-hal yang kurang produktif, masa muda adalah masa untuk produktif dan berkontributif bagi kemajuan bangsa. sebagai seorang pemuda harus tertanam dalam dirinya jiwa patriotisme dan rasa memiliki terhadap bangsa, sadarlah bahwa kemiskinan adalah tanggung jawab moral kita bersama, bahwa pemberantasan kemiskinan tidak hanya tugas dari pemerintah tetapi semua lapisan masyarakat termasuk kita, kita seorang pemuda. mari para pemuda Indonesia bangkit dari tidurmu bangkit dari kegalauan yang menggandrungi pikiran pemuda serta membrantas alayisasi  yang menjadikan mental pemuda indonesia saat ini sangat labil. lihat sekeliling kita masih banyak mereka yang kurang beruntung. mulai saat ini harus ditanamkan dalam jiwa pemuda indonesia bahwa aku adalah agent of change yang akan merubaha negeri ini menjadi lebih baik.
kembali kepada fokus kita tentang pemberantasan kemiskinan dan kelaparan akut. saat ini jumlah orang miskin di Indonesia berdasarkan data dari BPS (badan pusat statistik) data pada bulan september 2011 berjumlah 28.89 juta jiwa. angka yang sangat besar. kemiskinan memang menjadi momok bagi bangsa ini, tampaknya pemerintah juga mengalami kesulitan dalam memberantas kemiskinan, sedangkan suara-suara diluar sana hanya berkoar-koar tanpa memberikan solusi. lalu kemiskinan ini tanggung jawab siapa ? saya akan menjawab ini adalah tanggung jawab seluruh komponen yang ada di negeri ini. pemerintah sebagai pengatur jalannya negara menjadi peran pusat dalam pemberantasan kemiskinan, pemerintah telah melakukan banyak program namun hasilnya apakah tepat sasaran ? apakah semua orang miskin di negeri ini mendapatkan haknya. mari kita merenungkan.
masyarakat indonesia saya katakan egois meski tidak semuanya. di negeri yang katanya kaya akan sumberdaya alam ini ternyata masih banyak rakyatnya yang hidup dibawah garis kemiskinan. kekayaan hanya dikuasai oleh sebagian orang. sehingga yang terjadi adalah orang yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan tambah menderita. berapa banyak orang kaya di indonesia tapi sudahkah mereka menggunakan kekayaan tersebut untuk membantu orang disekitarnya, atau mereka hanya menumpuk kekayaan untuk keluarga mereka sendiri. jikalau negeri ini bersatu kita mampu menhilangkan angka 28,89 juta jiwa tidak hanya di atas kertas, jika kita bersatu kita mampu menjadi bangsa yang maju, jika kita bersatu kita akan sejahtera.
Indonesia Pasti Bisa...!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar