Kamis, 26 April 2012

ini adalah pengabdian...
anda sudah setuju dengan kesepakatan ini...
jika ingin membantu kami meneruskan perjuangan ini..
lakukan yang terbaik..
semoga Allah meridhoi dan memudahkan langkah anda..

kalimat itu masih terngiang jelas dalam pikiranku, sebelum tidur, ku sempatkan mengingatnya kembali agar ia kekal didalam otakku dan menjadi doktrin agar aku kuat untuk perjuangan ini. sebelumnya tak pernah kusadari bahwa aku akan menjadi bagian semua ini, bila ada alasan yang tepat maka aku akan menolak ini dengan baik-baik, "ma'af saya belum siap dan belum cukup ilmu" . sebelum ku nyatakan ini pada kyaiku beliau sudah menyinggung duluan. " menjadi pembimbing itu ada ilmunya, kamu akan mendapatkan apabila kamu menyelam kedalamnya, dengan mengajar kamu akan terus belajar untuk memahamkan para santri". itu adalah alasan terakhir, sebelumnya aku punya alasan yang menurutku itu akan ampuh "aku akan melanjutkan study ku ke Bogor atau ke Malang" tapi alasan ini hangus setelah aku dinyatakan "TIDAK DITERIMA" dari salah satu perguruan tinggi disana, ikhtiarku berlanjut ke perguruan tinggi terkemuka di Depok namun aku gugur sebelum tes karena aku sudah diterima di universitas terbaik di Jogja, sejatinya hasrat itu masih menggebu namun aku percaya bahwa ia akan hilang dengan sendirinya. sekarang aku sudah tak punya alasan lagi untuk menolak, bahwa sekarang aku adalah "PEMBIMBING". seorang yang menjadi panutan bagi para santri, yang siap menghadapi para santri ngeyel, seorang yang siap di umpat, seorang yang siap dipersalahkan oleh para orang tua wali yang awam dengan budaya pesantern. mungkin aku terlalu berlebihan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar